Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label puisi

Puisi: Bidadariku (Habbiburahman: Antropologi Puisi "Nafas Peradaban")

Assalamualaikum teman-teman, gimana Ramadhannya? Semoga Ramadhan kali ini menjadi titik balik perubahan kita semua yaa. Ramadhan kali ini menjadi momen pribadi gue untuk "memperbaikin dan memantaskan diri" untuk sebuah jiwa di sana yang dari zaman ruh gue masih melayang, namanya udah tertulis di sebelah nama gue. Semoga kalian juga yaa, let's give the best version of ourself for the one we (will) love. So, kali ini gue mau posting sebuah puisi yang udah nyangkut di hati gue sejak beberapa tahun lalu. Puisinya terlalu indah untuk tidak disebar luaskan. Kata-katanya jujur dan terasa bersih, nyampe bgt di hati ini. Ga mengandung unsur janji-janjian atau gombal-gombalan, tapi sangat indah secara pemilihan kalimat demi kalimatnya. Aduh, gue bukan poem reviewer, so gue kasih aja ya puisinya. Semoga hati kalian tersentuh seperti gue yang sampe detik ini masih monang ngebacanya. Bismillahirrohmanirrohim... Bidadariku mas kawin untuk bidadariku adalah s...

puisi: DIMENSI

Jika ia hanya sebuah titik Ledakkan saja, ia akan menjadi garis Jika garis masih tak berarti bagimu, Kau boleh tunggu ia mengembang Ia akan menjadi sebuah bidang, Masih kau tak suka juga, Ambil beberapa, bidang akan menjadi ruang Ruang yang teraba, ruang yang nyata Entah pirang, hitam, merah membalutnya Isi di yang didalamnya akan selalu berbeda Luas sempitnya tak sama Relatif Kadang berusaha lebih baik daripada berdiam saja Tapi kadang yang diam saja yang lebih bijak Luas sempitnya tak sama Sekali lagi, relatif Satu ia adalah titik Dua, ia garis Tiga, ia bidang Empat, itulah yang kau sebut ruang Namun bagaimana dengan yang  ke lima? Lima yang belum -atau tak mungkin- tak tertaklukan Jangan pelit, Bolehkah aku minta dua detik untuk kembali? Bukan untukku, Namun untuknya yang mati tersandung agar mampu melihat batu itu Atau untuknya yang mati tertimpa agar diberi kesempatan bepindah tempat Mereka mungkin masih hidup sekara...