Langsung ke konten utama

Kaca dan Cermin

See them
See me


Melihat mereka
Melihat diri

Empat kata tersebut merupakan perpanjangan dari dua kata: Kaca dan Cermin.

Saya sudah lama memahami filosofi kedua kata tersebut.
Tapi bingung memilih kata yang mana yang mau dijadikan pegangan.

Kaca (see them) berguna untuk melihat dunia. Melihat masyarakat, dan melihat kehidupan.
​Kaca membuat kita melihat keluar dan mencari inspirasi.
Kaca membuat kita belajar lebih banyak dan memahami dunia.

Sementara cermin (see me) berguna untuk melihat refleksi diri. Menilai dan mengevaluasi diri sendiri.
Bercermin mengingatkan siapa kita sebenarnya. Mengingatkan jati diri kita, dan apa alasan kita diturunkan ke dunia ini.

Jadi, mana yang Anda jadikan pegangan? Kaca atau cermin?

Saya sendiri telah memutuskan
Untuk menjadikan keduanya pegangan secara seimbang.

seethem
seeme

Jakarta, 29 Desember 2015

Komentar

Postingan populer dari blog ini

How to Organize: your Binder

Assalamualaikum Warohmatullah, Kali ini saya akan bagi-bagi tips lagi tentang hal yang berhubungan dengan dunia pendidikan dan persekolahan yang alhamdulillah sudah saya rasakan manfaatnya tersendiri, dan saya ingin orang lain juga bisa merasakan manfaat yang sama Yaitu... Bagaimana cara saya mengorganisir (menata) binder saya Walau selama kelas 10 dan 11 saya pakai buku tulis biasa, Kelas 12 ini saya memutuskan pakai binder, Alasan saya yang pertama , biar bisa disusun sesuai kebutuhan kita Yang kedua , biar praktis , karena semua catatan ada di satu tempat, ga berceceran Yang ketiga , skeptis saya yang berfikir "Kalau pake binder kertasnya, tipis, saya kan sukanya pake pulpen gel, nanti tembus" ternyata terbantahkan . Asal beli kertasnya yang merk lumayan lah macam Kenko, ga akan nembus. Jadi saya memutuskan pakai binder tahun ini. And alhamdulillah everything is going so well:) Awalnya saya kesulitan mencatat di binder, Tadinya cara saya nulis, saya bagi 2...

SNMPTN Undangan: Universitas Indonesia - Ilmu Hubungan Internasional (Part 2: Mitos SNMPTN and questions answered)

SNMPTN to HI-UI Alhamdulillahirobbil'alamiin, segala pujian tercurah pada Rabb Mahacinta Allah SWT, Karena ini bukan cerita tentang perjuangan dan usaha saya, Ini bukan cerita tentang betapa kerasnya belajar saya, Tapi betapa Mahasayangnya Allah kepada butiran jas-jus macam saya ini yang diberinya sepasang sayap untuk terbang meraih mimpi HERE WE GO 1. Kak, kak, kalo mau undangan nilai sama rankingnya harus naik terus ya? 2. Kak, kak, kalo mau undangan harus punya banyak sertifikat ya? 3. Kak, kak, kalo mau undangan ke HI-UI harus bisa bahasa Inggris ya? 4. Kak, kak, kakak mau masuk HI pasti mau jadi diplomat? 5. Kak, kak, kakak daftar PPKB UI gak? 1. Dek, dek, jujur aja nilai dan ranking aku fluktuatif.  Nilai yang diambil untuk diseleksi masuk kuota SNMPTN adalah rata-rata semua mata pelajaran dari semester tiga sampai semester lima, yang diranking sejumlah angkatan. Jadi: jumlah  x̄ smst  3 +  x̄ smst 4  +  x̄...

Best Museum to Visit in Bandung (plus the honorable mention) #Instagrammable Episode 1

Welcome to instagrammable. An episode where I share places that I thought pleasing in the eyes and worth a post in your instagram gallery! Assalamualaikum Wr. Wb. Greetings people! Beberapa minggu lalu, aku memutuskan untuk menyembuhkan hati dengan cara travelling. Gak jauh-jauh, ke Bandung aja yang cuman 3-5 jam dari Jakarta. Ada beberapa goal dari travelling kali ini: 1. Kembali merasakan apa yang namanya "manusia hidup" setelah 6 bulan memutuskan menjadi budak korporat di salah satu perusahan consulting management ternama di dunia wkwwkwkwk. Grateful for that, but yo' girl gotta live despite gaji 9,5 juta that they offer. 2. Mencoba mendapatkan dan mendalami apa yang disebut experiential travel. Kalau kalian belum pernah dengar, di dalam industri travel and tourism, terminologi tersebut sedang hangat-hangatnya dipasarkan oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak di industri tersebut. Salah satunya unicorn asli tanah air yang mengeluarkan x-perience nya....